Posted by : Unknown
Thursday, 15 January 2015
Mungkin untuk orang yang suka banget denger musik, kebutuhan musik untuk meningkatkan mood belajar penting dilakukan untuk gue. Tapi apa bener musik bisa ningkatin konsentrasi atau malah bikin buyar? Check this out!
Mendengarkan Musik Saat Belajar, Mengganggu atau Meningkatkan Konsentrasi?
Kalian suka musik? Tentu banyak orang yang akan mengatakan iya karena musik dianggap sebagai komponen yang melekat dalam kehidupan sehari – hari. Oleh sebagian orang, musik juga dapat memiliki pengaruh yang cukup kuat dalam hal intelektualitas, terlebih lagi musik klasik. Lalu bagaimana halnya dengan musik keras seperti heavy metal?
Beberapa peneliti telah membuktikan bahwa musik ternyata dapat mempengaruhi keadaan fisiologis maupun psikologis. Mereka menemukan bahwa musik dapat meningkatkan detak jantung pendengarnya. Di sisi lain musik juga dapat menenangkan pikiran seseorang, jadi banyak peneliti yang menyimpulkan bahwa it can be an influence on mind and emotional human.
Namun bagaimana dengan kegiatan belajar para remaja yang biasanya lebih suka dengan iringan lagu – lagu favorit mereka? Beberapa penelitian menemukan bahwa musik dapat mengubah mood, mengubah perilaku, dan bahkan dapat menjadi alat terapi pada ketidakseimbangan emosi seseorang. Namun tidak setiap individu bereaksi secara emosional terhadap musik karena adanya faktor – faktor tertentu. Misalnya saja remaja yang tidak menyukai musik dengan genre heavy metal akan sangat mungkin menghasilkan efek negatif saat musik diperdengarkan, dengan kata lain akan menghambat suatu proses dan kegiatan belajar. Namun di sisi lain terbukti saat penelitian bahwa mendengarkan musik favorit dapat meningkatkan konsentrasi belajar remaja. namun kembali lagi bahwa ini tidak terjadi dalam setiap individu. Selain itu ada kemungkinan bahwa remaja yang mendengarkan musik akan lebih terfokus pada lagu ketimbang pelajarannya.
Lalu mengapa heavy metal sering dianggap sebagai penurun konsentrasi saat belajar? Heavy metal biasanya menggunakan suara vokal yang lebih kasar dan terdistorsi. Karena kedua kombinasi tersebut, maka akan menghasilkan intensitas dari suatu musik, dimana semakin tinggi intensitas yang dihasilkan, maka tidak menutup kemungkinan akan sangat mengganggu proses berlangsungnya pembelajaran. Berbeda dengan yang intensitasnya cenderung rendah, gamelan misalnya. Jadi kesimpulannya bagi sebagian remaja mendengarkan musik saat belajar dapat menjadi suatu pendorong semangat mereka sekaligus peningkat konsentrasi, namun bagi sebagian lainnya justru malah menjadi suatu pengganggu dalam proses pembelajaran mereka.

maksud "Listening a Music Saat Belajar" what ? agan bule pinggiran kah ?
ReplyDeletedengerin lagu sambil belajar , itu tergantung pada diri sendiri juga sih , setiap orang punya cara belajar masing masing .
ReplyDeleteSetuju sis..
ReplyDeleteditunggu kunjungannya ke http://nuradiwidyanto.blogspot.com yaa..