Pernah gak lo berfikir "Apa iye gue pinter beneran? Atau yang lain cuma bilang gue pinter biar gue tetep semangat belajar?" Well, gue punya sesuatu yang mungkin nge-bantu menjawab pertanyaan itu.
7 Tanda Kamu Lebih Pintar dari yang Kamu Kira

Kepandaian seseorang gak bisa ditentukan hanya dari seberapa tinggi dia menempuh jalur pendidikan di tempat formal. Karena kepandaian bisa muncul dalam segala bentuk dan ukuran. Kepandaian juga gak didapat dari seberapa mahir seseorang melakukan sesuatu, karena siapa pun sebenarnya bisa melakukan sesuatu hanya jika ia ingin belajar dan mulai melakukannya.
Kamu mungkin pintar menguasai bidang akademik yang kamu tempuh, tapi kamu gak akan sepintar itu dalam menguasai banyak hal lain. Jadi, jangan merasa bodoh hanya karena kamu sedang berada di tempat yang terasa gak sesuai untukmu, apalagi merasa jauh lebih pintar dibanding orang lain. Hal ini hanya menunjukkan kamu kurang percaya diri atau bahkan kepedean yang gak akan berguna bagi siapa pun.
Sebelum kamu meremehkan orang lain karena mereka gak sepintar dirimu, atau bahkan merasa kamu gak pintar dan jadi mengecilkan dirimu, sadari dulu bahwa kamu atau orang lain bisa lebih pintar dari yang dikira karena beberapa tanda ini:
Selalu Merasa Belum Cukup Pintar dan Keras pada Diri Sendiri

Orang yang pintar pasti senang dan tertarik mempelajari apapun dalam hidupnya, termasuk memperdalam hal-hal yang telah diketahuinya. Makanya segala hal pasti akan terasa mudah. Jika ada sesuatu yang tidak dimengerti, pasti dirinya akan merasa jengkel dan mencari cara untuk bisa segera memahami hal yang dihadapinya. Alhasil, dia pasti lebih keras pada diri sendiri akibat merasa dirinya tidak seberapa pintar.
Menyimak Situasi yang Sedang Terjadi

Orang yang pintar pasti peka pada dunia sekitarnya terlepas dari kegemaran membaca dan menonton berita. Jangankan bisa berempati pada kejadian terdekat dalam hidupnya, hot event nasional dan internasional pun bakal mereka jambangi sekalipun cuma sekedar baca cepat lewat twitter feed. Mereka selalu ingin tahu sekaligus memahami apa yang terjadi di sekitarnya, meskipun itu hanyalah minat sepintas.
Sering Disalahpahami Orang Lain

Salah paham yang satu ini sama sekali gak punya sisi negatif. Karena orang yang pintar punya cara sendiri yang membuatnya berbeda ketika berhadapan dengan suatu hal. Entah humornya yang gak masuk ke orang lain, atau bahkan kosakatanya yang canggih sehingga sulit bisa langsung dipahami orang lain. Bagaimana pun situasinya, orang pintar sering disalahpahami oleh orang-orang di sekitar mereka, dan ini sebabnya mereka perlu berkali-kali menjelaskan tentang dirinya kepada orang lain.
Memiliki Harapan yang Tinggi untuk Dirinya Sendiri

Orang yang pintar pasti dipercaya untuk melakukan hal besar sekalipun mereka gak pernah memintanya. Makanya mereka cenderung memiliki rencana besar bagi masa depannya. Apapun itu, mereka selalu punya harapan tinggi untuk mewujudkan rencananya sendiri. Hebatnya lagi, gak akan ada orang pintar yang benar-benar gagal mencapai tujuannya, karena mereka menggantungkan segala hal pada diri sendiri tanpa berharap dari orang lain.
Mereka Senang Permainan

Bukan permainan biasa yang cuma menguras tenaga, orang yang pintar pasti menyukai segala permainan yang bisa merangsang otaknya untuk berpikir, berkonsentrasi, dan bisa mencari tahu. Bukan cuma permainan seperti catur, teka-teki silang, atau kartu, mereka bahkan menyukai game adventure yang kelihatan gampang-gampang susah. Kadang, hidupnya sendiri pun dipersulit agar lebih mudah dengan menganggapnya sebagai permainan.
Mereka Punya Teman yang Juga Pintar

Orang pintar pasti mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang juga pintar. Karena mereka gak bakal nyambung jika bergaul dengan orang yang bahkan gak ngerti gurauannya. Otomatis, temannya pun akan sama pintarnya dengan mereka karena bisa memahami dan terkoneksi dengan dirinya. Jika dirinya berpikir setinggi temannya, maka temannya pun akan berpikir setinggi mereka.
Ada yang Bilang Bahwa Dirinya Pintar

Orang yang pintar tidak akan menganggap dirinya pintar karena itu gak sesuai dengan jiwanya yang cenderung sosial. Jika pun mereka bilang bahwa mereka pintar, mereka hanya mengatakan itu sebagai lelucon bukannya membanggakan sesuatu, meskipun nyatanya itu memang fakta. Jika kamu masih belum menemukan kejelasan seperti apakah tandanya orang pintar itu, maka kamu akan mengetahuinya jika ada orang lain yang bilang, atau mengakui dengan diam-diam bahwa dirinya memang pintar.
Jadi, jangan remehkan dirimu atau orang lain yang ada di sekitarmu. Karena kamu mungkin hanya gak menyadari bahwa dirimu atau siapa pun ternyata bisa lebih pintar dari yang dikira!
Presiden baru kita, yaitu Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi menegaskan untuk membangun karakter bangsa yang dia sebut revolusi mental. Sebenarnya apa sih pendidikan karekter itu? Berikut adalah suatu artikel yang gue kutip
Menanamkan Pendidikan Karakter Bangsa Adalah Suatu Prioritas
Mendidik karakter adalah bahasan unik, mengapa unik? Karena bahasan ini bisa “lari” kemana-mana bila kita membahas tentang manusia. Dan masalah tentang manusia adalah pekerjaan yang tidak ada habisnya, dari manusia lahir hingga meninggal banyak kejadian ajaib serta memalukan terjadi dalam kehidupannya.
Manusia adalah faktor penting dalam menciptakan kehidupan yang baik. Kehidupan yang baik dan sejahtera itu dapat dibentuk dan diciptakan. Pertanyaannya bagaimana membentuknya?
Bentuklah dari kebiasaan. Sebagai contoh, di Hong Kong kepadatan lalu lintas tidak seruwet di Jakarta, bahkan cenderung sepi dan lenggang. Dengan penduduk sekitar 8,8 juta lalu lintas kendaraan di Hong Kong termasuk lenggang, bahkan hari-hari sibuk juga lenggang. Apa orang hongkong tidak memiliki kendaraan? Tidak, ternyata di Hong Kong ada 2 kehidupan, kehidupan di dunia atas dan dunia bawah. Dunia atas adalah dunia yang saya maksudkan lenggang, tetapi dunia bawah adalah jalur subway atau kereta bawah tanah.
Jelas lebih padat aktifitas transportasi di dunia bawah. Hampir semua penduduk Hong Kong menggunakan fasilitas ini. Walaupun padat, tetapi meraka sangat teratur. Keluar melalui pintu samping kanan dan penumpang masuk melalui pintu samping kiri, rapi dan teratur. Bagaimana ini bisa terjadi?
Ternyata ini adalah proses dari pembiasaan, hal ini sudah di biasakan sejak anak di sekolah dasar, sekolah mengajarkan keteraturan-keteraturan ini sejak usia dini. Mereka dibiasakan untuk melakukan ini, sehingga kelak mereka terbiasa. Para pembaca sekalian, anda tahu berapa waktu yang di butuhkan untuk membentuk karakter seperti ini? Apakah 6 bulan? 1 tahun? Ini butuh proses yang cukup lama dan perlu dibudayakan.
Indonesia memiliki nenek moyang yang ramah tamah dan sangat santun dalam berelasi dengan sesama dan kehidupan kesehariannya. Tetapi mengapa hingga ke belakang (saat ini), nilai itu pudar semua? Australia, suku asli Aborigin, mereka jauh tidak beradap dan jauh lebih brutal dari nenek moyang kita, tetapi kini mereka masuk dalam kategori negara yang sangat teratur dan tingkat kehidupan yang cenderung makmur. Ungkap seorang kawan yang bercerita kepada saya. Teringat juga saya ketika rekan saya lebih tepatnya dosen pembimbing skripsi saya saat pulang dari Australia dan kita bertemu di tahun 2012. Dia bercerita, saat terjadi banjir yang melumpuhkan Brisbane, dosen saya termasuk orang yang beruntung karena dia tinggal di flat yang agak tinggi dan tidak perlu mengungsi. “Orang disana tidak egois, rumah yang masih ada penghuninya saling di datangi, entah mereka kenal apa tidak. Mereka ketok setiap pintu mereka tawarkan bahan makan dan selimut, bertanya apa yang kita butuhkan, mereka saling berbagi dengan mudahnya dan ikhlas”, “apakah itu petugas khusus penanganan bencana yang datang kerumah anda?” tanya saya, “bukan, itu adalah tetangga–tetangga saya yang senasib dengan saya, dan mereka tidak tinggal di pengungsian” merinding saya dengar cerita tersebut. Bagaimana mereka dapat hidup berdampingan seperti itu dan memperlakukan orang lain yang bukan asli Australia seperti itu, tanpa pamrih.
Seandainya kita bisa berlaku seperti negara tetangga kita, indahnya hidup dan kebersamaan ini. Hingga akhirnya saya diberi tahu suatu fakta yang membuat otak saya “kram” sesaat. Ternyata untuk mendidik dan menanamkan sikap seperti di negara tetangga kita itu butuh waktu minimal 16 tahun, secara kontinyu dan konsisten. Dan untuk mendidik anak baca dan tulis serta berhitung tidak lebih dari 6 bulan. Orangtua di Australia, tidak pusing jika anaknya belum bisa baca tulis, karena itu akan dikuasai dalam 6 bulan ke depan, tetapi sikap disiplin dan pembentukan karakter diterapkan sedini mungkin, mereka tahu itu lebih penting dari sekedar baca tulis di usia 3-5 tahun.
Semoga hal ini bermanfaat, dapat membawa pencerahan dan kebaikan bagi negara kita, dan tetap semangat dan majulah pendidikan karakter di Indonesia.
Sumber: http://www.pendidikankarakter.com/menanamkan-pendidikan-karakter-bangsa-adalah-suatu-prioritas/
Mungkin untuk orang yang suka banget denger musik, kebutuhan musik untuk meningkatkan mood belajar penting dilakukan untuk gue. Tapi apa bener musik bisa ningkatin konsentrasi atau malah bikin buyar? Check this out!
Mendengarkan Musik Saat Belajar, Mengganggu atau Meningkatkan Konsentrasi?
Kalian suka musik? Tentu banyak orang yang akan mengatakan iya karena musik dianggap sebagai komponen yang melekat dalam kehidupan sehari – hari. Oleh sebagian orang, musik juga dapat memiliki pengaruh yang cukup kuat dalam hal intelektualitas, terlebih lagi musik klasik. Lalu bagaimana halnya dengan musik keras seperti heavy metal?
Beberapa peneliti telah membuktikan bahwa musik ternyata dapat mempengaruhi keadaan fisiologis maupun psikologis. Mereka menemukan bahwa musik dapat meningkatkan detak jantung pendengarnya. Di sisi lain musik juga dapat menenangkan pikiran seseorang, jadi banyak peneliti yang menyimpulkan bahwa it can be an influence on mind and emotional human.
Namun bagaimana dengan kegiatan belajar para remaja yang biasanya lebih suka dengan iringan lagu – lagu favorit mereka? Beberapa penelitian menemukan bahwa musik dapat mengubah mood, mengubah perilaku, dan bahkan dapat menjadi alat terapi pada ketidakseimbangan emosi seseorang. Namun tidak setiap individu bereaksi secara emosional terhadap musik karena adanya faktor – faktor tertentu. Misalnya saja remaja yang tidak menyukai musik dengan genre heavy metal akan sangat mungkin menghasilkan efek negatif saat musik diperdengarkan, dengan kata lain akan menghambat suatu proses dan kegiatan belajar. Namun di sisi lain terbukti saat penelitian bahwa mendengarkan musik favorit dapat meningkatkan konsentrasi belajar remaja. namun kembali lagi bahwa ini tidak terjadi dalam setiap individu. Selain itu ada kemungkinan bahwa remaja yang mendengarkan musik akan lebih terfokus pada lagu ketimbang pelajarannya.
Lalu mengapa heavy metal sering dianggap sebagai penurun konsentrasi saat belajar? Heavy metal biasanya menggunakan suara vokal yang lebih kasar dan terdistorsi. Karena kedua kombinasi tersebut, maka akan menghasilkan intensitas dari suatu musik, dimana semakin tinggi intensitas yang dihasilkan, maka tidak menutup kemungkinan akan sangat mengganggu proses berlangsungnya pembelajaran. Berbeda dengan yang intensitasnya cenderung rendah, gamelan misalnya. Jadi kesimpulannya bagi sebagian remaja mendengarkan musik saat belajar dapat menjadi suatu pendorong semangat mereka sekaligus peningkat konsentrasi, namun bagi sebagian lainnya justru malah menjadi suatu pengganggu dalam proses pembelajaran mereka.
Well, mungkin pendidikan di-indonesia yang masih kacau ini sedang berkambang, terbukti dari banyaknya gebrakan baru dari mentri pendidikan kita yang baru Anies Baswedan. Gue kagum sama orang yang berpikiran luas yang coba mengembangkan sesuatu berdasarkan yang ada dan kondisi. Berikut ada info yang semoga berguna untuk kalian.
Tahun Ajar 2015 Hasil UN Ditentukan Pihak Sekolah
Tahun Ajar 2015 Hasil UN Ditentukan Pihak Sekolah - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menegaskan mulai tahun ajaran 2015, hasil atau kelulusan Ujian Nasional 100 persen ditentukan oleh masing-masing sekolah dan diharapkan sekolah berlaku jujur untuk kepentingan kualitas sumber daya manusia Indonesia.“Pelaksanaannya (UN) tetap. Hasilnya saja yang ditentukan oleh pihak sekolah masing-masing,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) di Medan, Sabtu.
Dia mengatakan itu pada acara Seminar Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 yang digelar Harian Waspada dalam kaitan memperingati HUT harian itu yang ke-68.
Bersama mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad yang juga jadi pembicara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berbicara dengan tema Revolusi Mental Bidang Pendidikan Menyongsong MEA.
Anies Baswedan mengaku meski hasil kelulusan UN sudah dinyatakan ditentukan 100 persen oleh sekolah, dewasa ini detil lainnya seperti soal UN masih dibahas.
“Sekarang ini yang sudah saya nyatakan adalah soal keputusan bahwa hasil kelulusan UN 100 persen akan ditentukan masing-masing pihak sekolah. Sedangkan detil lainnya, 10 hari lagi akan saya umumkan karena masih dalam tahap pembahasan,” katanya didampingi Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho.
Menurut dia, soal kejujuran hasil UN perlu mendapat perhatian besar dari pihak sekolah karena UN menjadi cerminan kesuksesan.
Menteri mengakui apabila dilihat dari ranking UN, Sumut memang dalam kondisi berat.
“Tetapi tetap harus jujur sembari terus meningkatkan kualitas siswa. Pendidikan menjadi hal yang krusial apalagi kita berada di era global seperti memasuki MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN),” katanya.
Anies menegaskan, dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan siswa, peningkatan mutu guru juga harus diutamakan.
“Percuma saja mengganti-ganti kurikulum, kalau kualitas gurunya tidak ditingkatkan,” katanya.
Dia mengibaratkan dengan menembak.
“Peluru baguspun, kalau penembaknya tidak dilatih/berlatih. Itu sama saja,” ujarnya.
Anies menegaskan, guru bukan hanya mengajar dan mendidik, tetapi juga harus bisa menginspirasi siswa.
Selain guru, peran orangtua juga sangat berperan menghasilkan siswa berkualitas.
“Dari orangtua dan guru, karakter atau akhlak murid terbentuk. Karakter dan akhlak menentukan bagaimana nantinya anak-anak ke depannya,” katanya.
Pemerintah sendiri dewasa ini sudah menerapkan komponen pendidikan pada karakter atau sebesar 70 persen khususnya di tingkat pendidikan sekolah dasar.
Sumber; http://www.kaskus.co.id/post/54b4f46a128b469d098b457d#post54b4f46a128b469d098b457d
Mungkin bagi pelajar males seperti
10 Tips Rahasia Menjadi Pelajar Berprestasi di Sekolah
Assalamualaikum wr wb, salam cerdas kreatifUntuk adik-adik pelajar, menjadi pelajar yang berprestasi di sekolah ternyata tidak sesulit apa yang dibayangkan. Banyak teman-teman kamu yang berprestasi di sekolahnya krena mereka mengetahui rahasianya untuk menjadi pelajar yang berprestasi.
Mau tahu apa rahasia para pelajar berprestasi? Ini dia rahasianya:
1. Jadilah seorang pemimpin. Latihlah rasa tanggung jawabmu.
Apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu misalnya membersihkan kelas, jangan ragu untuk menerimanya. Ajak beberapa teman kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama-sama.2. Mendengarkan penjelasan guru dengan baik.
Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru apabila kamu mengetahui jawabannya. Jangan menunggu guru untuk memanggil kamu untuk menjawab pertanyaan.3. Jangan malu untuk bertanya.
Selalu ajukan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti tentang sesuatu hal.4. Kerjakan PR dengan baik, jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya.
Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!5. Setiap pulang dari sekolah, selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan.
Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari! Asyik!6. Cukup istirahat, makan dan bermain.
Semuanya dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat-cepat bermain dan melupakan segala hal penting lainnya, contohnya makan dan istirahat. Padahal setelah seharian di sekolah, tak terasa badan kita membutuhkan masukan energi tambahan yang bisa didapatkan dari istirahat dan makanan yang kita makan. Oleh karenanya kita harus dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau semuanya dilakukan dengan baik, badan jadi segar setiap hari! Jadi tidak sering mengantuk di kelas!7. Banyak berlatih pelajaran yang kurang disuka.
Apabila kamu tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau belajar berkelompok dengan teman. Sehabis belajar bisa bermain dan menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.8. Ikutilah kegiatan ektrakurikuler yang kamu senangi.
Cari tahu kegiatan apa yang cocok dan kamu suka. Contohnya apabila kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari kegiatan tersebut, sehingga selain belajar pelajaran-pelajaran yang diajarkan di sekolah, kalian juga dapat mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah.9. Cari seorang pembimbing yang baik.
Orangtua adalah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang jelas dari keterangan guru di sekolah, kalian dapat menanyakan hal tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari teman yang berprestasi.10. Jangan suka mencontek teman.
Kalau mencontek, kamu bisa bodoh karena tidak berpikir sendiri. Lagipula belum tentu, teman yang kamu contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi kalau ketahuan guru dan teman lain, malu kan? Kalau kamu rajin belajar, pasti bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan dapat nilai baik.Lakukan dan jangan tunda lagi!, karena kamu berada di jalur pelajar berprestasi.
Sumber: http://dunianyaanakkita.blogspot.com/2010/10/10-tips-rahasia-menjadi-pelajar.html
Banyak orang bilang "Nothing stay the same" tapi foto menurut gue adalah sesuatu momen yang diabadikan dan tetap sama, walau orang itu berubah di kemudian hari karena waktu. Banyak momen-momen berharga yang terabadikan saat gue SMA, dan yang paling biasanya terkenang yaitu MOPDB, atau biasa dibilang MOS. Untung aja muka gue pas MOS masih culun unyu. *Plakk Anyway, ini beberapa foto dari masa MOS gue:
Moment yang gak akan keulang ini yang terkadang membuat kita ingin ke masa lalu untuk merasakan kembali momen itu. Mungkin segitu dulu yang gue share, and, stay awesome.
~Fin~








